Sabtu, 09 November 2013

#PTI Dampak Positif dan Negatif Internet

Dampak Positif dan Negatif Internet



Pada zaman sekarang ini mestinya perlu ditambahkan sebuah bentuk kecanduan yang baru yakni Kecanduan Internet. Kalau dahulu kita hanya mengenal adanya kecanduan minuman keras beralkohol, kecanduan merokok, berjudi, kecanduan narkotik, kecanduan obat bius, kecanduan makan, kecanduan tidur, dll, kini kita harus menerima kenyataan bahwa sudah terdapat bentuk kecanduan Internet. Kecanduan Internet berarti ketagihan menggunakan Internet sepanjang hari tanpa henti. Kata candu menunjukkan sisi kejelekan yang berarti berakibat pada gangguan mental atau bahkan bisa immoral. Orang yang kecanduan berarti ia ketagihan untuk mengkonsumsi candu berulang-ulang. Dalam konteks ini, kata candu lebih menunjukkan efek negatif dari Internet bagi kehidupan manusia.

Namun kita juga patut mengingat efek-efek negatif bagi orang yang kecanduan Internet. Salah satusisinegatif ialah bahwa sifat individualistis manusia semakin tinggi. Oleh sikap individualistis, maka keegoismean manusia dapat saja merusak relasi-persahabatan antara sesama manusia. Di dalam keluarga muncul sekat-sekat yang memisahkan relasi antara anggota keluarga sendiri sebab masing-masing orang sibuk dengan urusannya serta kemudian tenggelam dalam kesibukkan pribadiahnya di alam maya tanpa memperhatikan hubungan keakraban dalam keluarganya. Oleh kesibukan dalam keluarga maka pendidikan, solidaritas antara sesama anggota keluarga, kehangatan dalam keluarga serta keakraban dalam keluarga menjadi luntur bahkan melemah.

hati-hati-bahaya-kesehatan-kecanduan-internet

karena kecanduan internet pastinya bisa menimbulkan berbagai dampak negatif, salah satunya adalah radiasi. Dilansir dari Asiaone, Sabtu (24/8/2013), terjadi jumlah peningkatan kaum muda yang sangat terobsesi menggunakan smartphone dan komputer. Menurut survei terbaru yang dilakukan oleh tim peneliti Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan di Singapura, sekitar 520.000 pelajar SMP dan SMA mengalami kecanduan internet, terutama untuk game online dan e-mail.

Survei menunjukkan bahwa 9 persen dari pelajar SMP dan 14 persen dari pelajar SMA mengakses internet lebih dari lima jam setiap hari kerja.

Apa yang tidak boleh diabaikan dalam survei ini adalah bahwa persentase yang signifikan dari siswa yang diyakini begitu terobsesi untuk 'online' tak dapat menahan dirinya untuk tidak mengakses internet. Mereka merasa seperti terkena iritasi jika mereka harus berhenti menggunakannya.

60 persen dari kaum muda yang mengikuti survei juga menderita gangguan tidur pada malam hari, waktu siang hari dan malam mereka pun cenderung terbalik akibat daya serap mereka di internet pada larut malam. Dalam beberapa kasus, mereka melewati sekolah dan membatasi diri mereka di kamar.

Kecanduan kaum muda ini terhadap internet selama masa pertumbuhan mereka merusak pikiran dan tubuh mereka. Situasi ini sangatlah serius.

Beberapa pecandu internet memiliki gangguan gizi karena kebiasaan makan yang tidak teratur. Mereka juga menunjukkan gejala penyumbatan pembuluh darah serta penggumpalan darah akaibat berjam-jam mempertahankan postur duduk yang sama. Semakin kecanduan dengan internet, semakin besar kemungkinan mereka akan merasa tertekan.

Perhatian medis dibutuhkan untuk orang yang mengalami kecanduan serius terhadap internet. Terus berjam-jam menghabiskan waktu menggunakan internet bisa membuat pecandu lebih sadar dengan masalah mereka. Pada beberapa rumah sakit, dokter dan psikolog klinis memberikan konseling.

Namun hanya beberapa lembaga medis yang memiliki departemen yang mampu menyediakan perawatan khusus. Hal ini diperlukan untuk memelihara spesialis dengan keahlian yang cukup untuk menyembuhkan orang kecanduan internet dan menciptakan pusat-pusat untuk menyediakan layanan konsultasi bagi pecandu.

Memang tidak bisa dipungkiri, sekarang ini internet merupakan sarana yang sangat diperlukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti belajar dan bekerja. Smartphone tersebar dengan cepat. Ada kemungkinan kuat jumlah pecandu internet akan meningkat.

Tapi jika digunakan secara berlebihan tentunya tidak bagus. Oleh karena itu, diharapkan dalam menerima pelajaran dengan bantuan komputer di sekolah, siswa tidak hanya diajarkan bagaimana menggunakan perangkat elektronik. Mereka juga harus didorong untuk menyadari bahaya penggunaan internet secara berlebihan.


Bahaya kecanduan internet pada anak


Menurut psikolog pendidikan asal Yogyakarta, Niken Iriani LNH MSi Psi, anak-anak yang kecanduan internet, tidak memiliki kemampuan berpikir logis. Pikiran anak-anak yang kecanduan internet sangat instan, tidak memiliki daya juang dan tidak mandiri. Sebab, tidak bisa lepas dari ketergantungannya terhadap internet.

Yang lebih parah lagi, kata Niken, anak menjadi malas. “Memang ada anak-anak yang menjadi kreatif berkat internet, namun sebagian besar pecandu internet, daya kreatifitasnya menjadi tumpul. Bahkan sifatnya cenderung hedonistis,’’ katanya menambahkan.
Menurut dia, anak-anak yang sering main game online banyak yang ketagihan. Sehingga menjadi malas belajar dan bahkan membuat anak bermusuhan dengan orangtua maupun sekolah. Permusuhan muncul, karena terjadi perbedaan cara berpikir anak dengan orang tua maupun sekolah.

Tanda-Tanda Anda Kecanduan Internet

Kecanduan internet ditandai oleh beberapa hal seperti penggunaan internet secara berlebihan, gejala perubahan dalam suasana hati (karena tidak menggunakan internet), keasyikan ketika berinternet, ketidakmampuan untuk mengontrol jumlah waktu yang dihabiskan di internet dan berkurangnya kehidupan sosial.
Melihat tanda-tanda yang disebutkan di atas tentunya sangat banyak orang yang menggunakan internet hingga larut malam. Mereka bersedia mengorbakan waktu tidur mereka hanya untuk selalu terhubung dengan internet. Demikian juga banyak orang yang tiba-tiba berubah mood-nya hanya karena tidak bisa menggunakan internet. Mereka cenderung suka marah atau kesal karena tidak bisa berinternet.


Gejala Kecanduan Internet dan Narkoba Mirip

Sebuah penelitian terbaru menunjukkan, ketika seorang pengguna internet berat menghentikan kegiatannya atau offline, mereka mengalami gejala-gejala menagih yang mirip dengan pengguna narkoba.

Penelitian mengenai dampak buruk penggunaan internet secara berlebihan tersebut dilakukan oleh tim dari Univeritas Swansea dan Milan, Italia.

Sebanyak 16 partisipan, rata-rata berusia 25 tahun, dites untuk mengetahui level penggunaan internetnya. Pengguna berat adalah mereka yang menggunakan internet secara obsesif atau sampai mengganggu hubungan sosial dan pekerjaannya.

Mereka kemudian diminta untuk berselancar di internet, memasuki situs apa pun yang disukai selama 15 menit. Setelah itu mereka dites level mood dan kecemasannya. Para partisipan yang tergolong "kecanduan" internet ternyata mengalami mood negatif setelah diminta berhenti berselancar di dunia maya.

"Meski kita belum tahu banyak tentang kecanduan internet, tetapi hasil studi itu menunjukkan banyak orang muda yang terlalu banyak menghabiskan waktunya untuk internet. Hal itu menyebabkan konsensekuensi negatif," kata Phil Reed, salah satu peneliti.

Kemudahan memakai internet juga membuat orang kecanduan media sosial, main games online, sampai belanja online. Sebuah penelitian juga menunjukkan orang yang kecanduan tersebut akan mengalami kegelisahan jika tidak "online".


Referensi :
http://www.republika.co.id/berita/humaira/samara/13/09/23/mtjuqw-jangan-sampai-anak-kecanduan-internet-ini-bahayanya
http://inet.detik.com/read/2013/08/24/164001/2339560/398/hati-hati-bahaya-kesehatan-kecanduan-internet
http://lifestyle.kompasiana.com/urban/2013/09/13/kecanduan-internet-591237.html
http://ictwatch.com/internetsehat/2013/06/25/tanda-tanda-anda-kecanduan-internet/
http://health.kompas.com/read/2013/02/23/11094341/Gejala.Kecanduan.Internet.dan.Narkoba.Mirip

#PTI Internet Addiction

Internet Addiction ( Kecanduan Internet )



Dewasa ini internet seakan sudah menjadi gaya hidup. Bagaimana dengan anda? Bagi masyarakat perkotaan khususnya, internet sudah menjadi kebutuhan seakan makanan, dan tanpa internet rasanya seperti mati lampu, bingung mau berbuat apa. Mengingat banyaknya hal yang bisa dilakukan dengan internet, seperti mencari informasi, menjalin komunikasi dengan kerabat, berbisnis, hingga bermain game, rasanya wajar saja bila internet sudah menjadi bagian hidup dari seseorang. Namun, selain segala fungsinya, apakah internet memiliki dampak positif bagi pribadi seseorang? Jawabannya: Ya. Berikut ini adalah beberapa dampak positif dan negatif dari internet.

Menurut Wikipedia, Internet (kependekan dari interconnection-networking) adalah seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar sistem global Transmission Control Protocol/Internet Protocol Suite (TCP/IP) sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia. Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaidah ini dinamakan internetworking (“antarjaringan”).

Berdasarkan perhitungan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) terdapat sekitar 25 juta pengguna internet. Peningkatan pengguna internet diprediksi akan terus meningkat sekitar 25 persen setiap tahunnya. Departemen Komunikasi dan Informatika mengemukakan, sekitar 50% penduduk Indonesia pada tahun 2015 yang diperkirakan berjumlah 240 juta jiwa, atau sebanyak 120 juta jiwa, diharapkan sudah terhubung dan mampu menggunakan internet. Harapan tersebut sesuai dengan deklarasi World Summit On Informastion Society (WSIS) tahun 2003, dengan point terpentingnya adalah pada tahun 2015 sekitar 50% penduduk dunia harus memiliki akses informasi yang terhubung dan mampu menggunakan internet. Sebuah data menunjukkan bahwa dari jumlah pengguna internet di atas, rata-rata pengguna internet di perkotaan 60% adalah di bawah 30 tahun. Artinya, para pengguna itu adalah anak-anak dan remaja. Internet pun lalu berpengaruh terhadap perkembangan dan pertumbuhan mereka, khususnya para remaja.

Dampak Positif Internet


1. Informasi dan Pengetahuan Yang Tak Terbatas

Internet menyediakan sumber informasi yang tak terbatas selama 7 x 24 jam setiap waktu. Bahkan ketika tengah malam buta pada saat pertanyaan muncul dalam kepala anda dan tergelitik untuk mencari jawaban dari pertanyaan tersebut, anda dapat langsung mengakses internet melalui komputer, ponsel, gadget anda untuk menemukan jawabannya.

2. Internet Sebagai Bisnis

Banyak sekali orang yang sukses dalam menjalankan bisnis melalui internet. Pebisnis internet sukses mengakui bahwa dengan menjalankan bisnis diinternet lebih minim modal bahkan tanpa modal sekalipun dengan ceruk pasar yang lebih luas dibandingkan usaha didunia nyata. Beberapa potensi di internet yang bisa dijadikan ladang bisnis adalah: berjualan produk atau jasa secara online, iklan, afiliasi, dll.

3. Internet Sebagai Hiburan
Selain sebagai sumber informasi, banyak pengguna yang mengakses internet hanya untuk bermain game, mendownload lagu, menonton streaming tv online dan banyak lagi. Mereka mencari internet dengan tujuan untuk mencari hiburan sebagai wadah untuk melepas stress mereka dari aktivitas sehari – hari.

4. Biaya Pengetahuan Yang Murah
Tidak dapat dipungkiri, internet menyediakan akses informasi yang murah dengan segala ketidakterbatasan sumber berita dan informasi yang bisa anda dapatkan. Kendati demikian, tarif internet di luar negeri jauh lebih murah dibandingkan dengan di Indonesia.

5. Internet Sebagai Sarana Komunikasi Efisien
Bila kita mengingat masa 30 tahun silam, komunikasi jarak jauh yang digunakan oleh manusia kepada keluarga, sahabat ataupun kenalan saat itu adalah melalui surat, wesel (untuk mengirim uang) atau yang lebih jauh kebelakang adalah menggunakan telegram sebagai sarana pengirim pesan. Berkembang ke awak tahun 1990, komunikasi mulai berkembang dari sisi efisiensi dengan adanya telepon. Setelah internet muncul, komunikasi yang dapat dijangkau jauh lebih efisien dan praktis dengan keberadaan fungsi email, chatting, hingga voice chat yang menjangkau hingga ke seluruh dunia dengan biaya yang jauh lebih murah.

6. Internet Memungkinkan Anda Untuk Mengenal Orang dari Segala Penjuru Dunia
Dengan berkembangnya situs jejaring sosial, forum, blog  di internet sangat memungkinkan anda untuk mengenal orang dari segala suku bangsa dan negara dengan mudah meskipun tanpa harus bertemu secara fisik.

7. Internet Sebagai Keperluan Darurat

Banyak sekali hal dan contoh untuk menjelaskan hal ini dan kita akan mengambil contoh dari sebuah pengalaman yang mungkin pernah dialami oleh anda sendiri. Pernahkah suatu ketika pada saat anda berpergian namun lupa membawa alamat tujuan atau bahkan anda tidak mengetahui lokasi tujuan sama sekali? Dengan mengakses Google Maps atau informasi pada Google anda dapat menemukan alamat, no telp dengan cepat. Bahkan ketika keluarga anda tiba – tiba meminta anda untuk mengirimkan uang untuk keperluan darurat pada saat anda sedang liburan ke daerah yang tak terjangkau oleh mesin ATM dsb, anda dapat melakukan transfer uang melalui Internet Banking. Untuk beberapa keperluan, internet dapat membantu pengguna untuk keperluan yang cukup mendesak.



Dampak Negatif Internet
Dari berbagai kasus yang dialami oleh pengamat internet sudah memberikan istilah atau mendefinisikan kejahatan-kejahatan dalam dunia maya atau internet.

Beberapa Dampak Negatif Internet

1. Pornografi : anggapan yang menyebutkan bahwa internet identik dengan pornografi, itu tidak salah. Dengan kekuatan untuk berikan informasi yang dimiliki internet, pornografi merajalela. Untuk mengantisipasi semua itu, ‘browser’ produsen merampungkan program mereka dengan kekuatan untuk memilih type home page yang bisa ditemukan photo secara online. di pornografi serta kekerasan dapat menyebabkan dorongan pada seseorang untuk lakukan tindak pidana.

2. Kekerasan dan Gore : Kekejaman serta kesadisan juga banyak. Dikarenakan sisi bisnis serta isi didunia internet tidak terbatas, maka beberapa pemilik website memakai semua jenis cara untuk “menjual” website mereka. di antaranya yaitu dengan tunjukkan hal-hal yang tabu.

3. Penipuan : Saat ini memanglah merajalela di bidang apa pun. Internet tidak luput dari serangan penipu. Langkah paling baik yaitu untuk mengabaikannya atau mengkonfirmasi informasi yang anda dapatkan pada penyedia informasi tersebut.

4. Carding : Dikarenakan ‘real time’ ( langsung ), cara belanja dengan menggunakan CC atau kartu kredit mungkin adalah langkah yang sangat umum di dunia internet. Internet penjahat bahkan kejahatan yang sangat berkomitmen didalam bidang ini. Dengan karakter yang terbuka, beberapa penjahat dapat mendeteksi adanya transaksi ( memakai kartu kredit ) online serta mencatat kode kartu yang dipakai. Dan setelah itu mereka gunakan data-data yang mereka peroleh untuk keperluan kejahatan mereka.

5. Perjudian : Dampak lain yaitu perluasan perjudian. Dengan jaringan yang ada, beberapa penjudi tak perlu pergi ke area khusus untuk memenuhi keinginannya. Para pemain judi hanya perlu hindari website seperti ini, dikarenakan umumnya website perjudian tidak agresif serta membutuhkan banyak persetujuan dari pengunjungnya.

6. Kurangi karakter sosial manusia dikarenakan mereka condong lebih senang berkomunikasi melalui internet dari pada bersua secara langsung atau “face to face”. Dari perubahan karakter sosial bisa mengakibatkan pergantian pola didalam masyarakat untuk berinteraksi.

Menurut saya, ada beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk menghindari dampak buruk penggunaan internet dan menerima sebanyak-banyaknya manfaat dari internet adalah sebagai berikut:
1. Meningkatkan iman dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
2. Merubah pola pikir terhadap internet, berpikirlah selalu positif.
3. Membuka situs-situs yang memang dijamin aman dan menginstall software pelindung internet.
4. Menggunakan internet sesuai dengan kebutuhan bukan sesuai keinginan.
5. Mengelola dan membatasi penggunaan internet.

Selain itu ada peran khusus orang tua untuk mengawasi dan memberikan penjelasan tentang internet. Karena keluarga merupakan komunitas terkecil yang membentuk karakter anak. Akan tetapi semua ini dapat terwujud apabila semua pihak bekerjasama.

TAHUKAH ANDA?
“Indonesia menduduki peringkat kedua sesudah Negara Ukraine dalam penyalahgunaan internet dari 230 juta penduduk Indonesia yang mengoperasikan teknologi internet, peringkat tersebut tentunya sangat mengkhawatirkan sekali bagi masyarakat Indonesia.”



Referensi :
http://artikelbahasaindonesia.org/artikel-pendidikan/dampak-positif-dan-negatif-internet/
http://artikelterkait.com/dampak-negatif-internet.html#ixzz2k1OlIlA5
http://blog.dutainsan.org/tag/dampak-positif-dan-negatif-internet/
http://id.wikipedia.org/wiki/Internet
http://jurnalistikuinsgd.wordpress.com/2007/11/25/indonesia-peringkat-kedua-pernyalahgunaan-internet/



Diberdayakan oleh Blogger.

 

© 2015 Di edit oleh Arief Seo. didesign Templateism.

Back To Top